Energi dan ESG

Angka utama energi dan ESG

Intensitas energi
168kWh/ton
turun9,7%target 160
Emisi scope 1 dan 2 (YTD)
42.180tCO₂e
turun4,6%vs 2025
Air per ton olahan
2,25m³/ton
turun3,1%37% didaur ulang
Limbah dimanfaatkan
90,5%
naik2,8%7.400 ton per bulan

Intensitas energi turun ke 168 kWh/ton, masih 8 di atas target dewan

Konversi boiler CNO ke sabut dan tempurung menyumbang penurunan terbesar. Target 160 kWh/ton diperkirakan tercapai kuartal I 2027.
Terhadap target dewan 2026

Intensitas energi — 12 bulan

kWh per ton bahan olahan, seluruh lini. Garis mendatar adalah target, pada skala yang sama.

200 kWh/tonTarget 160168AguSepOktNovDesJanFebMarAprMeiJunJul

Konsumsi energi per lini

9.035 MWh setara pada Juli 2026, tiga sumber energi

  • Boiler biomassa4.610 MWh
  • Listrik PLN3.990 MWh
  • Diesel435 MWh
  • Pengolahan CNO

    167 kWh/ton

    4.410 MWh
  • Fermentasi kakao

    205 kWh/ton

    1.680 MWh
  • RPHU dan cold chain

    397 kWh/ton

    1.946 MWh
  • Pengupasan pala

    340 kWh/ton

    646 MWh
  • Sortir bawang putih

    53 kWh/ton

    353 MWh

Jejak karbon per produk

kgCO₂e per ton produk jadi. Scope 3 adalah rantai pasok petani dan mendominasi setiap produk.

  • Scope 3
  • Scope 1
  • Scope 2
  • Minyak kelapa (CNO)

    718
  • Kakao — biji fermentasi

    712
  • Pala — biji grade ekspor

    448
  • Bawang putih — sortir

    244
  • Ayam — karkas beku

    2.038
ProdukScope 1Scope 2Scope 3TotalΔ vs 2025
Minyak kelapa (CNO)2141863187186,2%
Kakao — biji fermentasi1681424027123,4%
Pala — biji grade ekspor96882644481,8%
Bawang putih — sortir42641382444,1%
Ayam — karkas beku3865121.1402.038+2,6%

Neraca air

108.100 m³ pada Juli 2026, 39.900 m³ di antaranya kembali dari IPAL

  • Air baku68.200 m³
  • Air daur ulang39.900 m³
  • Pengolahan CNO

    48.200 m³
  • RPHU dan cold chain

    31.800 m³
  • Fermentasi kakao

    14.600 m³
  • Sortir bawang putih

    9.400 m³
  • Pengupasan pala

    4.100 m³
Air didaur ulang37%

Target 45% · kapasitas IPAL terpasang membatasi di 38%

Pemanfaatan limbah

Data dari modul Pengolahan (§4.6)

Jenis limbahVolumeDimanfaatkan sebagaiTerpakai
Sabut dan tempurung kelapa4.820 tonBiomassa boiler96%
Kulit dan pulp kakao1.240 tonPupuk organik74%
Bungkil dan blondo640 tonPakan ternak88%
Limbah RPHU486 tonRendering dan pakan91%
Kulit dan fuli pala214 tonMinyak atsiri68%

Kesiapan laporan ESG

4 dari 8 pengungkapan siap dipresentasikan ke investor

PengungkapanPilarAcuanStatus
Inventarisasi emisi scope 1 dan 2LingkunganGRI 305, ISSB S2Siap
Emisi scope 3 rantai pasok petaniLingkunganGRI 305-3Proses
Neraca air dan kualitas efluen IPALLingkunganGRI 303Siap
Keselamatan kerja dan jam kerja hilangSosialGRI 403Siap
Pendapatan petani mitra dan skema plasmaSosialGRI 413Proses
Kebijakan antikorupsi dan pelatihannyaTata kelolaGRI 205Siap
Laporan keberlanjutan POJK 51Tata kelolaPOJK 51/2017Proses
Asurans pihak ketiga atas data emisiTata kelolaISAE 3410Belum